Koneksi Antar Materi 

Modul 1.2.a.9 - Nilai dan Peran Guru Penggerak 

  1. Oleh : Sarma Herlina Sirait, Spd
  2. CGP Angkatan 4 Kab. Deli Serdang

1.   Yang saya pahami mengenai nilai dan peran Guru Penggerak adalah bahwa seorang guru penggerak harus memiliki nilai Mandiri, Reflektif, Kolaboratif, Inovatif, Berpihak kepada murid.  

         Nilai mandiri adalah kemampuan untuk mengembangkan potensi diri sendiri tanpa di dorong oleh orang lain. Misalnya mengembangkan diri dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, webinar ataupun seminar yang dapat menambah wawasan dan cakrawala berpikir yang seluas-luasnya yang dapat dimanfaatkan untuk proses pembelajaran di kelas.

          Reflektif adalah sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang guru penggerak  dengan aktif, gigih dan penuh pertimbangan dalam merefleksikan diri sendiri sehingga dapat memutuskan sebuah solusi dalam suatu masalah. Dapat merefleksikan diri, mengenal kekurangan ataupun kelebihan yang dimilikinya sehingga ke depan dapat membuat sesuatu yang lebih baik lagi, dan kekurangan yang dimiliki lambat laun berubah ke arah yang lebih baik lagi.

        Kolaboratif adalah seorang guru penggerak harus dapat bekerja sama dengan semua pihak yang terkait dalam proses pembelajaran di lingkungan sekolah, baik kepala sekolah, orang tua dan teman sejawat dalam  mewujudkan  cita-cita pelajar pancasila. Misalnya kegiatan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bersama teman satu MGMP.

           Inovatif adalah seorang guru penggerak dapat mengembangkan pengetahuan untuk menciptakan atau memperbaiki produk, proses atau sistem yang baru yang dapat memberikan nilai yang berarti. Misalnya dapat membuat media pembelajaran yang berpusat kepada siswa, dan juga media pembelajaran yang menyenangkan, sehingga tujuan pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan harapan.



          Berpihak kepada murid, seorang guru penggerak harus mengenal karakteristik peserta didiknya, baik potensi, minat, bakat dan lainnya, sehingga dapat mempersiapkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan ini diharapkan murid dapat mengembangkan segala potensinya sesuai dengan kodratnya. 



2. Keterkaitan antara nilai dan peran Guru Penggerak dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara yang paling utama adalah menghamba kepada murid atau berpusat kepada murid. Ki Hajar Dewantara terkenal dengan Trilokanya yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo, di depan memberi contoh, artinya bahwa seorang guru penggerak harus memiliki nilai dan peran guru dalam hal keteladanan yang patut dicontoh oleh murid. Ing Madya Mangun Karso yang artinya di tengah memberi semangat, nilai dan peran guru dalam hal ini adalah berpihak kepada murid, di tengah guru mampu memberikan motivasi dan dukungan sehingga dapat mengembangkan segala potensi yang dimiliki anak. Tut Wuri Handayani di belakang memberi dorongan, dalam hal ini juga berpihak kepada murid bahkan menghamba kepada murid sudah menjadi nilai dan peran guru penggerak. Sebagai seorang guru penggerak guru harus tahu apa yang dibutuhkan oleh murid, sehingga segala potensinya dapat tumbuh dan berkembang dengan sebaik-baiknya atau tumbuh maksimal. Sama halnya dengan seorang petani yang menanam bibit padi atau jagung, petani harus tahu hal-hal apa yang dilakukan agar bibit tumbuh maksimal, seperti pupuk, kadar air yang cukup, tanah yang subur, penyemprotan hama dan lain-lain.Sehingga bibit tumbuh dengan baik.



3. Mengingat   kembali refleksi diri,  pada bagian Refleksi Terbimbing serta ilustrasi yang sudah saya  buat pada Demonstrasi Kontekstual (sebagai gambaran diri saya). Maka strategi yang bisa saya lakukan untuk mencapai nilai tersebut adalah saya akan selalu belajar dan belajar dan belajar lagi membuat perubahan kecil yang dapat membawa pengaruh atau dampak di sekeliling saya, sudah tentu harus dimulai dari diri saya, dan saya akan selalu mencoba menjalin komunikasi dua arah dengan semua pihak yang terkait. Sehingga saya dapat menjadi lilin kecil yang menerangi di sekeliing saya. Harapan saya dapat membuat perubahan dalam pendidikan di Indonesia terutama guru yang menjadi tonggak yang harus diberdayakan sebaik mungkin unruk tercapainya Tujuan pendidikan Indonesia


4.  Seorang guru penggerak tidak dapat berjalan sendiri, karena itu pihak yang dapat membantu saya sebagai seorang guru penggerak dalam mencapai gambaran diri saya agar dapat berjalan dengan baik sudah tentu sangat membutuhkan dukungan penuh dari kepala sekolah, rekan sejawat, orang tua peserta didik dan keluarga.

     Dalam hal ini, kepala sekolah memberikan teladan, motivasi, dan penyediaan fasilitas pendukung kegiatan yang dirancang untuk pencapaian nilai dan peran Guru Peggerak. Rekan guru, sebagai teman untuk  berkolaborasi untuk memberi teladan, pengawasan, mengayomi, dan sebagai motivator bagi para siswa. Peserta didik, akan turut aktif melaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Serta keluarga yang  memberikan perhatian dan dukungan dalam hal menagemen waktu waktu juga sangat dibutuhkan.







MARI SERENTAK BERGERAK WUJUDKAN MERDEKA BELAJAR

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MODUL 3.1.a.10. AKSI NYATA PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

SOAL PILIHAN GANDA SISTEM PERNAFASAN MANUSIA, IPA KELAS 8 SEMESTER GENAP

SOAL ESSAY DAN PEMBAHASANNYA ' PENCEMARAN LINGKUNGAN' IPA KELAS VII SEMESTER GENAP KURIKULUM 2013